SELAMAT DATANG DI*** Yoe Info***WELCOME***

TV ON

Kamis, Desember 14, 2006

Maria Eva Kian Tersudut...??


Minggu (10/12) malam, keluarga mantan anggota DPR Yahya Zaini resmi menetapkan Hotman Paris Hutapea sebagai pengacara, dengan menandatangani surat. Ini terkait dengan kasus video hot bergambar Yahya dan pedangdut Maria Eva.

Hotman pun menerima surat pernyataan dari Ine Wirayanti, pekerja production house (PH) PT Media Kreasi Visitama (MKV) yang berkantor di Jakarta Selatan. Menurut Hotman, surat Ine inilah yang akan menjadi salah kunci untuk menjerat Maria Eva sebagai pihak sekurang-kurangnya berada di belakang penyebaran video hot.Hotman menjelaskan bahwa Ine telah memberikan surat pernyataan seputar kesaksiannya atas kedatangan Maria Eva ke kantornya, PT MKV pada tanggal 7 November 2006. Ine yang menjabat art director itu menjelaskan bahwa kala itu Maria Eva meminta PT MKV menggandakan video hot yang berisikan adegan ranjang Maria dengan anggota DPR bernama Yahya Zaini.

Setelah menerima tawaran Maria Eva, Ine merapatkannya bersama tim di kantornya dan Maria diminta menunggu. Karena rapat tak kunjung selesai, Maria diminta datang lagi pada tanggal 20 November 2006.

"Benar saja, Maria datang lagi pada tanggal 20 November 2006. Ternyata, PT MKV menolak permintaan Maria Eva untuk menggandakan adegan itu," kata Hotman.

Surat pernyataan Ine tersebut akan diserahkan ke Polda Metro Jaya, bersamaan dengan pemeriksaan Sharmila. "Tapi saya bukan pengacara Ibu Sharmila. Saya datang ke polda untuk menyerahkan surat pernyataan Ine. Pengacara Ibu Sharmila masih dalam proses penentuan. Sampai saya pulang, Ibu Sharmila belum kembali," kata Hotman.

Dalam wawancara dengan Warta Kota pada Jumat (8/12), kubu Maria Eva berang mendengar kesaksian Ine. Apalaagi sebelumnya, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR, Tiurlan Basaria, mengungkapkan bahwa Yahya pernah diperas Rp 5 miliar agar rekaman video hot tidak disebarkan.

Pengacara Maria Eva, Ruhut Sitompul, sudah menyiapkan jurus untuk menjerat Ine Wirayanti. Maria Eva, kata Ruhut, mengaku tidak pernah mengenal Ine. "Kita sedang menyiapkan gugatan perdata, kalau mereka memang dia (Ine) tidak bisa membuktikan perkataannya di depan media," kata Ruhut.


Sumber: Kompas Cyber Media (kerjasama dengan warta kota)